Posts Tagged ‘German

29
Aug
11

In A Glass Cage

First of all, untuk sekian kalinya saya tekankan kalo review saya ini mengandung banyak spoiler yang mematikan, karena apa? Karena saya gak nahan buat spoil2 dan menjelaskan adegan2 film yang saya anggap menarik dengan detil hehehehe…… Jadi kalo anda tidak maw dispoil, ya….jangan salahkan saia πŸ˜€

In A Glass Cage a.k.a Tras El Cristal karya direktor Agusti Villaronga. Sounds weird?? Yupp, karena ini adalah pilem disturbing hahahaha…..

In A Glass Cage singkatnya adalah pilem yang mengisahkan seorang mantan dokter penjahat NAZI bernama Klaus yang hidupnya bergantung dengan peti Iron Lung. Peti ini membantu Klaus untuk bernafas, jadi tanpa peti ini Klaus tidak akan bisa bernafas alias akan mati πŸ˜€ dan Klaus ibarat lumpuh total, tidak bisa ngapa2in selain tiduran di dalam Iron Lung tersebut. Klaus hidup di daerah cukup terpencil (as usual pilem2 kek gini, pasti idupnya di daerah2 suburban πŸ˜† ) bersama istrinya Griselda dan anaknya, Rena.

Pada suatu hari datanglah seorang pemuda yang berkeinginan menjadi perawat Klaus, tapi ditentang oleh istri Klaus, Griselda karena ntu anak terlihat sangat mencurigakan (yaiyalah ujug2 tiba2 dateng). Tapi Klaus bersikeras ingin agar pemuda tersebut, yang bernama Angelo untuk menjadi perawatnya. Ternyata Angelo adalah salah satu korban Klaus yang selamat. (FYI, Klaus adalah penjahat NAZI dulunya, dan hobinya menyiksa secara fisik dan seksual anak2 kecil, intinya dia adalah pedofil sadist). Dan Angelo datang kembali ke Klaus untuk mengulang kembali semua perbuatan Klaus di masa dulu.

Griselda yang curiga terhadap Angelo akhirnya dibunuh, dan Rena yang tidak terlalu suka dengan ibunya, pura-pura tidak tahu dan get along dengan Angelo (Rena keknya suka dengan Angelo).

Inti ceritanya sih seperti itu, tapi banyak adegan2 yang cukup……absurd hahahaha…..disturbing sebenarnya, dan actually tidak banyak2 darah πŸ˜†

Experimen pertama Angelo adalah membuka penutup peti Klaus (dan menyebabkan Klaus hampir mati karena tidak bisa bernafas) dan melakukan fellatio ke Klaus yang sedang sakaratul maut (tapi gak jadi hahaha). Kemudian Angelo masturbasi di depan wajah Klaus (yang lagi tiduran di dalam peti, tapi kepalanya di luar) sambil membayangkan sedang menyiksa anak kecil. Terus Angelo menyuntikan gasoline ke jantung anak kecil. Memaksa anak kecil menyanyi dan kemudian menggorok lehernya (pas sambil nyanyi). Kemudian Angelo memaksa Klaus melakukan fellatio ke dia ketika Klaus udah sakaratul maut (yang ini beneran abis itu lgsg mati).

Intinya saya lumayan suka ni pilem, menarik dan ga dragging, dan Angelo keliatan banged saikonya πŸ˜† Yang saya bingungkan pas abis nonton pilem ini adalah saya tersadar bahwa sebagian besar dari pilem2 Agusti ini isinya child abuse dan underaged homosexual, membuat saya bertanya2 Agusti itu punya fetish terlarang kah hahaaha…coba sapa yang ga curiga sutradara kalo bikin pilem isinya underaged homosexual mulu hahaha…..

Tapi pilem In A Glass Cage ini masuk 50 most disturbing movies versi Total Film. Jadi ya pilem ini emang disturbing, tapi kalo mengharapkan yang banyak2 darah, jangan berharap. Karena darahnya hampir ga ada πŸ˜†

Rate 4/5

Link klip youtube (bukan trailer, karena trailer pilem2 1980an absurd semua -_-)Β In a glass cage(movie tribute)

Advertisements
25
Nov
09

Inglourious Basterds

Damn!!!! Akhirnya setelah penantian panjang gw Β nonton juga pileeem ineeeeee!!! Ni pilem cuman muncul sekali di bioskop dan itu juga pas midnite!! Dan emang sih gw akhirnya gak nonton di bioskop (gimana caranya gw nonton di bioskop?) dan download dvdripnya di inet. Tapi gw pasti nonton lagi kalo muncul di bioskop!! Gw maw liat muka Hans Landa close up!!

Gw emang suka banged kebanyakan karya-karya Quentin Tarantino dan yup, Inglourious Basterds adalah karya terbaru dari sutradara yang pernah menggarap pilem Kill Bill Vol 1 dan Vol 2. Dibandingkan dengan karya2 sebelumnya, Inglourious Basterds lebih mirip dengan pilem Pulp Fiction dengan dialog2 super cerdasnya dan ofcors karakter2nya yang keren2!!

Inglourious Basterd terbagi kalo gak salah 5 chapter, seperti khas movie2 Quentin Tarantino yang dibagi per chapter seperti Kill Bill dan Pulp Fiction, tapi urutannya tidak dibalik seperti Pulp Fiction.

Chapter pertama tentang Colonel SS Nazi, Hans Landa yang berkunjung ke Perancis untuk bertemu seorang petani yang diduga menyembunyikan keluarga Yahudi. FYI, Hans Landa terkenal akan sebutannya sebagai Jew Hunter. Sang petani yang bernama Lapadite, sebelumnya tidak pernah ketahuan menyembunyikan keluarga Yahudi, akan tetapi karena kata2 “super manis” “super tajem” dari Hans Landa akhirnya Lapadite mengaku kalau dia menyembunyikan keluarga Yahudi dan menunjukkan kalau mereka bersembunyi di bawah kolong rumah. Dan tentu saja kemudian salah satu adegan favorite gw, tembak2an brutal khas Quentin Tarantino πŸ˜€ tapi salah satu dari anggota kelaurga Yahudi itu selamat, yang bernama Shosana Dreyfus. Hans Landa tidak jadi menembak Shosana yang berlari sekuat tenaga dan hanya mengucapkan “Au Revoir, Shosana.”

Chapter kedua, berkisah tentang para Inglourios Basterds, Letnan Aldo Raine (yang diperanin Brad Pitt) dari Amerika yang lagi “menempa” para Basterds. Di antara para Basterds itu ada yang terkenal seperti The Bear Jew, Hugo Stiglitz dan si Aldo the Apache. Di chapter ini dikisahkan para basterds yang menangkap sekelompok tentara Nazi dan membantai sebagian anggotanya dan menyisakan sang komandannya untuk diminta untuk memberitahukan lokasi2 tentara Nazi yang ditolak mentah2 oleh sang komandan yang akhirnya dipukul kepalanya secara brutal oleh The Bear Jew. Di sini Quentin Tarantino muncul sebagai tentara Nazi bawahan yang akhirnya memberi tahu para basterds tentang lokasi tentara Nazi.

Chapter ketiga, menceritakan kelanjutan hidup Shosana Dreyfus yang menjadi pemilik sebuah bioskop di Paris dan berganti nama menjadi Emanuelle Mimieux. Salah satu anggota Nazi yang terkenal sebagai “pahlawan” Frederick Zoller kayaknya jatuh cinta pada Emanuelle yang dia sangka sebagai gadis Perancis. Frederick akan menjadi aktor dari film yang diangkat dari kisah nyata dirinya. Ia kemudian mempertemukan Emanuelle ke Dr.Joseph Goebels, menteri propaganda Jerman untuk meminta premire film diadakan di bioskop milik Emanuelle. Di sini, Emanuelle alias Shosanna bertemu kembali dengan Colonel Hans Landa. Mereka berdua sempat berdialog dan walaupun cuman dialog adegan ini bener2 membuat gw tegang πŸ˜† Shosanna kemudian merencanakan misi balas dendam dengan membakar bioskopnya ketika acara premiere tersebut.

Chapter keempat, bercerita tentang rencana Operation Kino, sebuah operasi yang berencana untuk membunuh Hitler (seperti operasi Valkyrie, tapi operasi Β Kino hanyalah fiksi). Chapter ini adalah salah satu chapter favorit gw. Rencana dimulai dengan pertemuan seorang aktris German yang menjadi mata-mata Inggris, Bridget Von Hammersmark dengan tiga orang german keturunan Yahudi yang menyamar jadi tentara Nazi. Tapi mereka tidak beruntung karena di bar tempat mereka bertemu terdapat sekumpulan tentara Nazi yang sedang berpesta. Akhirnya penyamaran tiga orang Yahudi itu ketahuan dan terjadi baku tembak di dalam bar yang menewaskan semua orang kecuali Von Hammersmark. Colonel Hans Landa melakukan investigasi di bar tersebut setelah kejadian dan menemukan sepatu dan sapu tangan bertanda tangan Von Hammersmark.

Chapter kelima yang jadi most favorit gw, dan tentu saja karena chapter kelima dan yang terakhir. Ceritanya bersetting di bioskop Shosanna yang mengadakan premiere film propaganda Nazi, “Nation Pride”. Di sini Colonel Hans Landa bertemu dengan Von Hammersmark yang kakinya digips karena kena tembakan, dan Aldo Raine beserta dua Basterds lainnya yang menggantikan pendamping Von hammersmark yang tewas di baku tembak di bar. Hal yang kocak dan gw suka adalah, para basterds berpura2 menjadi orang Italia atas saran Von Hammersmark yang berpendapat bahwa orang jerman tidak terlalu ngeh dengan aksen orang Italia, yang kemudian tidak beruntung karena ternyata Hans Landa sangat fasih berbahasa Italia. Von Hammersmark dibunuh oleh Hans Landa ketika sedang berbicara berdua sedangkan Aldo ditangkap oleh tentara Nazi yang lain dan 2 orang yahudi lainnya sudah sempat masuk ke ruang bioskop. Shoshanna sedang mempersiapkan rencana pembakaran bioskopnya yang terganggu oleh kedatangan Frederick. Mereka berdua kemudia saling bunuh. 2 orang yahudi yang menjadi escort Von Hammersmark kemudian mendatangi ruang nonton Hitler dan kemudian menembak Hitler, Goebels serta istrinya secara brutal dan kemudian bioskop dibakar oleh Marcel kekasih Shosanna kemudian disusul oleh bom bunuh diri dari 2 orang yahudi yang baru saja membunuh Hitler. Hans Landa yang mengetahui rencana itu sebelumnya membuat deal dengan Aldo Raine dan mengaku dia akan menjadi double agent.

Dan….endingnya gw belom nonton πŸ˜† karena gw udah buka spoiler Hans Landa “kalah” di-ending dan gw masih belon siap karakter villain favorit gw kalah πŸ˜†

Overall film ini fun banged!! Yang suka Pulp Fiction pasti suka deh. Memang banyak dialog tapi dialognya keren2. dan tentu saja hal yang paling gw suka dari film2 Quentin Tarantino adalah dia bisa membuat karakter yang keren. Seperti gw jatuh cinta ma karakter Go Go Yubari di Kill Bill, atau Vincent Vega di Pulp Fiction atau para cewek2 brutal di Death Proof, gw bener2 suka dengan karakter Hans Landa!!

Damn he’s sooo cute. Cakep, kalem, senyum mulu, ngomongnya maniiiiiis banged, tapi nusuk dalem πŸ˜† Villain yang hebat bisa membunuh hanya dengan kata kata kan πŸ˜†

Very Recomended film, tapi gak direkomendasikan buat orang yang gak doyan pilem dialog panjang. Apalagi yang mengharapkan pilem ini seperti pilem Nazi yang lain seperti Downfall atau Schindler List. Ini adalah pilem Nazi yang paling ngawur!! Hahahaha…

 




Selamat Datang


Selamat Datang di blog pribadi saya. Blog ini berisi bermacam macam tentang apa yang terjadi di sekitar saya dan apa yang saya sukai dan saya benci :D
Terima Kasih telah berkunjung ke blog saya :)

October 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Chat dengan Nona Sheila!

Kirim Pesan YM

My Tweety

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Archieves

GROUP


Pernah Ngutang di KANTIN MILAN
The Garden Of Everything Fanlisting

RSS Kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

My Devious Gallery


++++++++++++++++++++++
visit my gallery
++++++++++++++++++++++




my latest work


-Elizabeth-

my featured work


-Azure-

Quote of The Day

Hippies.They're everywhere. They wanna save the earth, but all they do is smoke pot and smell bad.
-Eric Cartman-

Blog Stats

  • 122,617 hits