29
Nov
10

Blackberry dan Kawat Gigi

Itu adalah dua hal yang lagi sering2nya gw denger akhir2 ini, blackberry dan kawat gigi.

Pertama, gw tekankan dulu bahwa gw menyadari bahwa gw adalah orang yang cukup (kalau gak maw dibilang sangat) konservativ. Ditambah sesuai dengan golongan darah gw yang A dan bintang lahir gw yang virgo, yang merupakan kombinasi sempuran dari tipe orang yang kaku dan konservativ.

Gah, mungkin gw gak kaku kaku amat, gw cukup moderat dan mengakui perkembangan zaman, tapi hanya saja gw gak maw jadi kormod dengan perkembangan zaman. Gw cukup memperhatikan fashion gw, tapi tentu saja, being konservatif ada beberapa hal yang gak bisa gw terima, yah seperti rambut acak2an, baju acak2an, segala hal acak2an yang disebut mode, I detest it so much.

Gw lebih suka liat, misal, cowo dengan pakaian rapi, rambut rapi, bahkan gw mentolerir cowo yang pake minyak rambut dan menyisir rambutnya dengan rapi walau sekarang sangat jarang, dan cowo yang bersih! Ahh…berapa kali gw sering ngomong kalo gw benci kuliah pagi di kampus gw yang 90% isinya cowo. Yah well, gak perlu lah pake parfum mungkin, tapi at least mandi dan pake deodorant goddamnit!!!

Makanya, gw lebih suka liat channel Fashion TV dengan cowo2 yang memakai jas Burberry dan rambut klimis rapi daripada cowo2 band korea dengan kaos tipis dengan belahan V-neck rendah berwarna pink dengan rambut yang ntah kenapa seperti gak ada akarnya.

Dan sekali lagi, walau gw rasa gw cukup konservatif, tapi gw masih menghargai fashion.

Dan, ke manakah arah pembicaraan kita??

Oke dimulai dari soal kawat gigi dan tanggapan gw sebagai orang konservatif.

Beberapa hari terakhir ini gw sering konsultasi dengan salah seorang bff gw yang baru lulus sarjana KG, dan dia maw koas, dan dia maw minta gw jadi pasiennya. Gw yang emang dari dulu pengen melakukan perawatan gigi besar2an akhirnya setuju dan mulai konsultasi. Ada tiga hal yang gw maw, yaitu ganti tambalan gigi jaman gw esde dulu (yang metal2 warna item itu loh) dengan tambalan gigi warna putih, scaling dan kemudian bleaching alias mutihin gigi.

Yah gigi gw emang gak kuning2 amat, tapi karena gw dari kecil punya kebiasan minum teh yang parah (sampai sekarang), gigi gw gak seputih seperti di iklan Pepsodent itu. Ya bilang aja gw berlebihan, tapi gw pengen gigi gw seputih kertas seperti di iklan pasta gigi itu.

Karena harga bleaching yang lumayan mahal (150rb per satu gigi, swt dah), gw minta izin ama bokap (sekalian minta bantuan dana gitu loh hahah), dan surprisngly, bokap gw malah nyuruh dengan sentosanya. Dia pengen gigi gw seputih iklan pasta gigi itu hahah. (Gw bener2 merasakan betapa banyak DNA bokap gw di gw karena kebanyakan pikiran gw ama beliau sejalan, dan dia sama2 bergolongan darah A sih hahah)

Akhirnya gw konsul2 dengan temen gw soal bleaching dan jadwal gw mulai melakukan perawatan dari awal. Sampai akhirnya kita membahas kawat gigi (karena kawat gigi dan bleaching adalah sama2 kosmetik gigi). BFF gw yang calon dokter gigi ini punya rencana pasang kawat gigi, buat dirinya sendiri ofcors, dan dia bilang kalau dia malah surprise ke gw yang lebih maw bleaching daripada masang kawat gigi (yang gw tekankan lagi, gigi gw cukup bagus, gak mereng2 dan rata, memang gak serata seperti di iklan pepsodent itu tapi gw benar2 benci kawat gigi, sampai berpikir bahwa gigi gw punya gingsul pun bakal berpikir 1000 kali buat pasang kawat).

Bff gw, sebut saja Don, bilang kalo malahan di RSGM itu kebanyakan remaja2 atau adolescence yang kebelet masang kawat gigi. Yah gw sadar, temen2 gw juga banyak yang masang kawat gigi, hanya sadja gw selalu berpikir, sampai sekarang bahwa gw gak pernah bisa melihat estetika keindahan dan kecantikan orang yang make kawat gigi.

C’mon, gw gak pernah bisa melihat orang make kawat gigi jadi lebih cantik atau jadi lebih ganteng karena giginya berwarna-warni. Di mata gw, mreka jadi terlihat jauh lebih jelek, karena seperti ada kotoran di gigi mreka.

Gw gak mengejek orang2 yang masang kawat gigi karena memang giginya bermasalah, gw mengejek orang2 yang giginya sebenarnya gak perlu dikawatin tapi desperate make kawat gigi, terlebih kalo masang kawat gigi hanya karena status, biar dibilang punya senyum jutawan. Apalagi yang beli kawat giginya di tempat bukan ahlinya seperti di dokter gigi, tapi beli di Kaskus dan kemudian masang di dokter gigi. Bahkan Don juga bilang itu benar2 hal yang bodoh, membeli kawat di luar rumah sakit terus minta pasangin di dokter gigi, hanya karena pengen dapad yang lebih murah, karena itu menyalahi prosedur.

That’s my conservative thing, mnurut gw, seseorang itu jauh terlihat lebih menarik alami, senyum alami. Bahkan orang2 bule di luar sana aja pada gak sudi pan pake kawat, terlebih orang Eropa seperti Inggris dan Prancis yang terkenal giginya gak rata, mreka tetap fine2 aja dengan gigi seperti itu, daripada harus pakai kawat gigi.

Gw bahkan lebih menghargai orang dengan sedikit flaw di giginya, terlihat lebih manis.

Yah, mungkin gw dianggap sebagai orang yang gak ngerti perasaan orang2 yang giginya gak rata karena gigi gw termasuk rata, tapi mnurut gw, yang menentukan keindahan senyum seseorang itu bukan ratanya gigi (kalo putihnya sih iya hahahahahahaha)

Dan kawat gigi adalah salah satu mode yang gw sampai sekarang menganggap itu adalah hal yang benar2 bodoh.

Kedua adalah Blackberry.

This Blackberry fever dan QWERTY phone fever yang menjadi2 aja bahkan sampai membuat gw muak memakai hape E71 gw lagi. (Karena gw punya sense gadget, gw gak suka make gadget yang pasaran, dan QWERTY sudah bener2 overpasaran karena di mana2 orang make hape QWERTY, and I hate it)

Walau gw sebagai pecinta teknologi, dan mengikuti perkembangan teknoogi, tapi gw menyadari ada sesuatu yang membuat gw merasa benci dengan perkembangan teknologi ini. Gw kadang kesal dengan para pemakai BB.

Well, seperti yang gw bilang, gw orangnya cukup kaku, dan gw selalu memperhatikan etika dengan orang lain (apalagi orang yang gak terlalu dekat, makanya dari dulu teman gw itu suka ngejek kalo gw di depan orang tua berbeda sekali kalo di depan para bff gw, yah hei…tentu saja di depan orang yang lebih tua kita harus lebih sopan dan halus kan, bukan karena gw ngejilat tapi bagi gw emang gitu etikanya)

Dan karena gw kaku itulah, gw gak suka kalo gw ngomong dengan seseorang tapi orang tersebut gak menatap gw, you know what I mean, ngomong panjang lebar sambil ngechat atau BBM-an. Itu terkesan gak menghargai. Gw bagaimanapun juga gw selalu berusaha menghargai orang yang sedang gw ajak ngomong, apalagi kalo itu obrolan di satu meja, dan ada satu bahan obrolan yang fokus diobrolkan, we should pay attention, right?

Yah bukannya gw maw jangan sama skali nguik2 hape atau BB waktu sedang hang-out, yang gw maw adalah di saat gw bicara kepada seseorang, sedang berbicara panjang lebar, alangkah lebih baik kalo gw dilihat, bukan layar kecil terang di tangan yang diperhatikan.

Gw merasa sekarang netika dan etika orang2 indo benar2 mulai jatoh. Netika terutama. Gw pikir apa karena ini gap yang terlalu lebar, karena perkembangan teknologi yang terlalu cepat dan orang2 indo yang pengetahuan teknologinya so so aja megap2 buat mensejajarkan dengan perkembangan teknologi. Makanya gw selalu bilang cewe2 abege yang hilang gara2 fesbuk itu super tolol. Bukan salah fesbuknya ofcors.

Entah apa gw yang terlalu kaku, tapi dua hal yang menjadi judul post gw ini bener2 bikin gw geleng2 kepala.


1 Response to “Blackberry dan Kawat Gigi”


  1. November 30, 2010 at 7:05 am

    Di mata gw, mreka jadi terlihat jauh lebih jelek, karena seperti ada kotoran di gigi mreka.

    Gyahahaha! Sependapat!😆

    Gue juga bersyukur banget, gigi gue terbilang rapi. Thanks to my parents yang telah merawat gue semasa gue kecil, sangat cerewt kalo masalah gigi.😥


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Selamat Datang


Selamat Datang di blog pribadi saya. Blog ini berisi bermacam macam tentang apa yang terjadi di sekitar saya dan apa yang saya sukai dan saya benci :D
Terima Kasih telah berkunjung ke blog saya :)

November 2010
M T W T F S S
« Aug   Dec »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Chat dengan Nona Sheila!

Kirim Pesan YM

My Tweety

  • @Bukalapak_Care Di transaksi itu sy ada dicharge dana pelayanan 70rban apa dana itu tidak dikembalikan ke sy juga karena transaksi gagal? 6 days ago
  • @Bukalapak_Care sudah dibatalkan oleh seller transaksinya, kira2 kapan uang sy refund ya? Trims :) 6 days ago
  • @Bukalapak_Care kok batas refundnya jadi 3x24 ya? Di policynya kan 2x24, sellernya susah sekali dihubungi dan sy mau beli brg di lapak lain. 6 days ago
  • @Bukalapak_Care nomor transaksi 160332180039 seller tidak ada proses lebih 2x24 jam dan dihubungi slow respon, tolong segera ditindak 6 days ago
  • Balik lagi ke dunia twitter karena keknya ini tempat paling asik buat misuh2 😂🙈 1 month ago

Archieves

GROUP


Pernah Ngutang di KANTIN MILAN
The Garden Of Everything Fanlisting

RSS Kompas

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

My Devious Gallery


++++++++++++++++++++++
visit my gallery
++++++++++++++++++++++




my latest work


-Elizabeth-

my featured work


-Azure-

Quote of The Day

Hippies.They're everywhere. They wanna save the earth, but all they do is smoke pot and smell bad.
-Eric Cartman-

Blog Stats

  • 111,078 hits

%d bloggers like this: