Hoh! Hari ini gw baru hunting banyak pilem. Gw bli pilem Joshua lagi, tehehehe…ngeliat Joshua dari jarak dekat (a.k.a lewat laptop) ternyata keimutannya lebih kerasa
Btw, gw juga beli salah satu pilem yang menurut gw aneeeeehhhh banged. Judulnya A Big Bang Love : Juvenile (46億年の恋, 46-okunen no koi ). Yang main Ryuhei Matsuda dan Masanabu Ando. Dari awal gw dah tertarik liat kovernya. Dalem ati gw nyangka ini keknya tipikal pilem gw banged nih, dan my guess was right!!

Ceritanya tentang dua orang narapidana yang masup berbarengan, Ariyoshi Jun (Ryuhei Matsuda) dan Shiro Kazuki (Masanobu Ando). Ariyoshi Jun merupakan pelaku pembunuhan. Jun sebelumnya berkerja di gay bar dan membunuh seorang om om berumur 40 tahun dan memutilasi mayatnya. Walaupun si Jun dianggap membunuh tu om om untuk membela dirinya, tapi karena mayatnya dimutilasi (tidak terlihat seperti membela diri) maka Jun diputuskan sebagai pelaku pembunuhan. Lalu Shiro Kazuki juga masuk penjara karena tuduhan pembunuhan (walo pembunuhannya ga sesadis Jun, si Kazuki keknya membunuhnya dengan memukul sang korban dengan brutal).
Mereka berdua bertemu di penjara, dan mulailah hubungan ‘aneh’ di antara mereka berdua. Kazuki selalu membuat onar di lingkungan penjara dan berlaku seolah olah selalu mencari musuh. Hanya pada Jun perlakuannya berbeda. Bahkan pernah sekali Kazuki menolong Jun yang lagi di-bully sama sesama tahanan.
Akhirnya pada suatu hari Kazuki ditemukan tewas dengan Jun sedang duduk di atas badan Kazuki sedang mencekiknya. Jun mengaku kalau dia yang membunuh Kazuki. Tapi detektive yang menyelidiki kasus itu tidak percaya dengan pengakuan Jun karena ternyata di leher Kazuki ditemukan bekas jeratan tali dan tali sebagai barang bukti belum ditemukan.
Akhirnya sang detektive menyelidiki penghuni penjara yang kemungkinan mempunyai kaitan dengan Kazuki. Pertama adalah sang kepala sipir penjara, yang ternyata istrinya pernah diperkosa oleh Kazuki dan akibatnya istrinya bunuh diri. Sang kepala sipir adalah orang yang paling mempunyai dendam dengan Kazuki.
Orang kedua yang diselidiki adalah Sumio. Teman Jun pada saat mereka bertugas mencuci laundry. Sumio digosipkan pernah berhubungan sex dengan Kazuki (note: ini penjara khusus cowok looooo). Tapi Sumio mengatakan ia tidak pernah berhubungan dengan Kazuki.
Orang-orang satu sel dengan Kazuki dan Jun pun ditanyain. Mereka bilang semua orang di penjara tersebut mempunyai motif membunuh Kazuki, kecuali Jun.
Akhirnya setelah didesak dengan pertanyaan, Sumio mengaku kalau dia punya hubungan dengan Tsuchiya, tahanan yang kayaknya punya pengaruh kuat di penjara tersebut. Tsuchiya agak sedikit mengalami gangguan mental. Dia masuk penjara karena dituduh membunuh istrinya yang dia akui berselingkuh dengan cowok lain. Tsuchiya dan Sumio kayaknya punya hubungan khusus (walaupun bukan dilandasi oleh cinta, tapi Tsuchiya nampak terobsesi dengan Sumio).
Sumio mengaku kalau dia berbohong pada Tsuchiya kalau dia pernah berhubungan sex dengan Kazuki dan membuat Tsuchiya marah. Walau sebenarnya Sumio berbohong seperti itu karena didesak oleh Tsuchiya (inget, Tsuchiya rada kurang waras).
Akhirnya Tsuchiya ditemukan sedang mencoba berusaha bunuh diri dengan menggantung diri. Dan memang benarlah si Tsuchiya yang membunuh Kazuki dengan potongan tali. Tapi ternyata bukan hanya itu, pada saat2 terakhir Tsuchiya menjerat Kazuki dengan tali dia sempat berhenti, tapi Kazuki menarik tangan Tsuchiya sehingga Kazuki kembali tercekik hingga tewas. Dan Jun adalah saksi matanya.
Jun merasa kalau keinginan sebenarnya dari Kazuki ternyata adalah mati. Dan karena itu Jun merasa kesal kenapa bukan dirinya yang harus membunuh Kazuki. Oleh karena itu Jun kembali mencekik mayat Kazuki dan mengaku bahwa dialah yang membunuh Kazuki.
Kenapa Kazuki ingin mati? menurut Jun itu karena Kazuki telah melihat Sanju no Niji ( 3 pelangi ).
Pilemnya memang membingungkan banged, terkesan sangat surealis. Sutradaranya adalah Takashi Miike yang juga bikin Korosiya Ichi (Ichi The Killer). Makanya sepanjang pilem gw juga jaga2, sapa tau keluar adegan gory gory. Dan ternyata ga ada (cuman didengerin suara Jun lagi menghantam korbannya dengan asbak berkali kali).
Ryuhei Matsuda yang jadi Ariyoshi Jun ternyata adalah yang jadi samurai bishi di Gohatto. Makanya gw merasa familiar banged sama mukanya. Gw kira cuman mirip, ternyata emang orang yang sama. Huahaha…gw kira si Ryuhei ini dah tobat dari karakter2 uke habis main pilem Nana (dia jadi Honjo Ren), ternyata dia masih tetap terlihat ukeish!! OMG, he’s so cute in this movie. Emang ni anak spesialis dapet peran uke yah
Dan lagi IMO emang muka si Ryuhei ini terkesan cantik sih. Kalo gw bilang daripada dibilang manis kek Kanata Hongo, Ryuhei cenderung ‘cantik’ , matanya itu looo… ga keukeuuuu >.<
Dan ternyata lagi sodara sodara, Masanabu Ando juga adalah salah satu pemain kesukaan gw di pilem Battle Royale. Yang jadi Kiriyama, siswa phsyco sadis yang cakep cool dan doyan ngebunuhin orang. Gw demen banged sama Kiriyama, eeeeeehhh…ternyata dia main di pilem A Big Bang Love jugak!!
Tapi mukanya dah berubah banged secara gw ga sadar kalo ternyata dia adalah yang jadi Kiriyama, but at least he is still handsome
Adegan yang paling gw suka itu pas Jun Ariyoshi diliatin masih berlumuran darah terus tatap tatapan sama Kazuki. Terus ada kupu kupu terbang ke arah kepala Jun. OMG!!! Cowok cakep, berlumuran darah dan kupu-kupu, gw banged tuuuuuccchhhh!!!
Walo ni pilem cenderung bernuansa hubungan male to male (keknya sepanjang gw nonton pilem ini ga ada karakter cewe ‘normal’ de
) tapi hubungannya ga diliatin secara explisit kok. Masi lebih buka bukaan Brokeback Mountain lagi
Pilemnya gak recomended buat orang yang ga setipe ama gw
, apalagi cowo, hati-hati kalo diajak nonton pilem ini
tapi kalo doyan pilem dengan pengambilan gambar yang unik, pilem ini bagus looo












Recent Comments