Yak sodara sodara, baru saja BBM di seantero Indonesia naik. Buat para kawan kawan mahasiswa dan sodara rakyat sebangsa, dimohon jangan bertindak anarkis yach. Carilah solusi yang lebih baik, jangan mengulang tragedi 10 tahun silam
.
Ya, gw termasuk orang yang agak kurang setuju dengan kenaikan BBM. Bukan karena imbasnya harga komik naik (iya gw marah harga komik naik, tapi masi bisa gw tolerir). Gw mungkin tidak terlalu terasa imbas kenaikan BBM. Tapi yang membuat saya tidak suka adalah kalo ada bau busuk di belakang kenaikan harga BBM ini. Seperti yang gw kasi tau di postingan sebelumnya, gw dah baca artikel Kwik Kian Gie soal subsidi BBM. Dan baru saja saya jalan jalan di salah satu blog alumni UGM . Di situ gw membaca tanggapan mpunya blog yang juga keknya ahli dalam bidang per-BBM ini
.
Artikelnya bagus, paling tidak gw ga kemakan satu omongan artikel ajah. Walaupun ada beberapa hal yang ga gw mengerti (karena dasar otak gw aja kali ye yang ga nyampe
).
Okelah, kalo memang benar negara nombok sebegitu besar dana subsidi yang membuat APBN collapse, ga adakah cara lain? Misalnya pajak PPN untuk pertamax? Efisiensi belanja pejabat gitu. Kenapa harus rakyat kecil yang dikorbankan untuk pembangunan ini. Oke kita memang harus berkoban sebagai rakyat INdonesia, tapi kita rakyat bukan tumbal untuk politik para pejabat.
Gaji anggota DPR, tunjangan, biaya inventaris DPR dll yang mewah buat anggota DPR yang kerjanya bikin UU ga penting itu kalo diefisienkan masi sangat bernilai kok. Naikkan pajak rokok. Biar orang Indonesia tu ya yang ga miskin ato kaya nyadar, uang itu bukan untuk ‘dibakar’. Apa? kiyai kiyai tukang rokok maw nuntut, dasarnya apa? Kalo demi negara why not. Trus cabut subsidi avtur, kalo perlu kasi pajak aja skalian. Trus pengawasan Pertamina. Ini penting. Kok ya bisa perusahaan ini rugi mulu, konsepnya gimana si?
Yang di atas mungkin jangka pendek. Kalau maw jangka panjang, ubah sistem produksi minyak kita, masi layakkah kita menjadi NET IMPORTIR? Tepatnya masi ada untungnyakah? Trus energi alternatif. Saat ini ga usah mimpi jauh ke blue energy, pake yang ada aja dulu kek batu bara. PLN udah saatnya menggunakan PLTU, jangan pake diesel mulu, boros dan ga efisien.
Harapan gw di atas mungkin cuman bisa jadi utopia kalo pemerintah cuman maw memikirkan kepentingan segelintir orang dan populeritas politik. Gw ga respect sama Wiranto yang koar koar turunkan BBM. Wong gw yakin 100% kalo dia juga bakal ngelakuin hal sama atau lebih parah kalo posisinya seperti SBY sekarang.
SBY sebaliknya ya mbok jangan ngeles kayak anak kecil. Kalo dah ngomong ya ngaku aja, pamor anda sudah sangat turun, ditambah kounter ala anak kecil (seperti yang dikatakan bung Hatta Rajasa “SBY tidak pernah berjanji, di dalam kata-katanya tidak ada kata janji” kira2 seperti itu lah). La kalo SBY ngomong “saya tidak akan menaikkan harga BBM pada tahun 2008″ memang artinya si SBY ga salah naikkan BBM karena di kalimatnya dia tidak menggunakan kata janji. Ingat umur paaaak…ngeles kok kayak anak kecil. Minus one point for u
.
Hoh…habis dari jalan2 liat artikel soal BBM gw nyemplunk ke artikel soal Joko Suprapto. Sapakah dia? Ternyata ini orang udah terkenal saban tahun 2007. Dianggap sebagai messiah di kala dunia (terutama Indonesia) dilanda krisis energi fosil.
Joko Suprapto orang jokja (ato nganjuk? saya ga ngerti daerah2 di jawa
) konon lulusan Teknik elektro UGM. Penemuan mutakhirnya adalah the so called blue energy. Yang membuat Presiden kita Pak SBY rela mendengus dengus knalpot untuk memastikan minimalnya emisi dari temuan yang katanya harganya separuh harga premium ini.
Hebohnya lagi, ternyata akang Joko dikabarkan menghilang baru2 ini. Ga jelas rimbanya. Konon dia diculik oleh para perusahaan perusahaan minyak
.
Blue energy, kalo dalam kamus akang Joko adalah bahan bakar pengganti bahan bakar fosil yang terdiri dari air laut. Eits, bukan berarti air laut dimasupin ke dalam tempat bensin di motor.
Sejauh dari penalaran gw dari artikel2 yang gw baca, jadi si akang Joko ini bisa mecah H20 menjadi Hidrogen dan Oksigen ( CMIIW ). Dan dari segala macam eksperimen molekul tak jelas itu jadilah air dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Untuk lebih jelas itung itungan fisikanya liat aja di sini.
Kalo dari kesimpulan gw, pemecahan atom H20 itu bisa saja tapi sangat tidak ekonomis dan tidak bisa diproduksi langsung secara massal. Mungkin kurang lebih seperti solar cell.
Nah, hebatnya akang Joko kita di rumahnya bisa melakukan experimen yang udah banyak dicoba sama ilmuwan ilmuwan Universitas yang canggih. Lagian experimen ini bukan pertama kali ditemukan akang Joko, kalo ga salah si Stanley Meyer itu apa ya CMIIW.
Trus tampaknya juga beberapa kalangan menganggap air sebagai bahan bakar baru lebih cenderunk ke hoax. Apalagi temuan akang Joko ini, mnurut gw dah 68 % hoax
.
Yang memalukkan dari kisah ini adalah bahwa SBY kemakan omongan akang Joko. Sampai pake acara merekomendasikan ke konferensi global warming di Bali waktu itu. Dan keknya malah udah sempat digemborkan di acara ituh
.
Bahkan seharusnya blue energy ini akan dipresentasikan pada tanggal 20 mei bertepatan dengan acara kebangkitan Nasional.
Dan ntah kenapa pas tadi YM-an ama Gendon gw kepikiran kalo masalah kenaikan BBM ini ada kaitan erat dengan si akang Joko Suprapto. Hehehe…kenapa?
Gini nih mnurut teori gw.
Joko Suprapto mulai berkoar soal blue energy pada tahun 2007, pada saat itulah SBY melihat presentasinya dan terkagum kagum dengan inovasi akang Joko sampai bela belain mau nyium knalpot. Pada tahun 2007 juga mnurut pakde Wiranto SBY mengakui bahwa beliau tidak akan menaikkan BBM pada tahun 2008. Udah liat benang merahnya? Oke gw tambah lagi, gw rasa si SBY ini saking kagumnya dengan teknologi blue energy, sampai dengan pedenya mengatakan bahwa tidak ada opsi kenaikan BBM pada tahun 2008, karena beliau sudah merasa mendapatkan harta karun baru yaitu BLUE ENERGY. Kalaupun Minyak dunia naik SBY masi punya senjata untuk menanggulanginya makanya beliau sempat bikin tim blue energy karena SBY bener bener menaruh harapan pada penemuan akang Joko.
Nah waktu berlalu, diharapkan akang Joko sudah merampungkan penemuannya supaya lebih efisien. Tanggal 20 Mei pun datang, Hari Kebangkitan Nasional yang notabene direncanakan untuk mempresentasikan inovasi baru akang Joko ternyata harus batal karena sang creator lenyap tak berbekas!!! SBY pun bingung dan kemudian sukur sukur dia sadar dan searching di google kalo ternyata blue energy hanyalah sekedar hoax. Cuman mimpi di atas mimpi.
Tau kalo blue energy hoax, ditambah lagi akang Joko hilang, plus Minyak Dunia dah nembus 133dollar/barrel, hehehehe…apa yang harus sby lakukan. Dan boom, naiklah harga BBM
.
Ckckckckck….. Gw kira bodohnya negri ini sampai berita antara masukin berita hoax soal april mop aja, eh ternyataaaaa…..presidennya juga kemakan hoax!! Mampos dah!! Makan tuh air laut sampai kembung
Recent Comments